Rusun Subsidi Manggarai Mulai Rp 294 Juta

Maraya Residences di Manggarai menawarkan unit mulai Rp 294 juta dan telah menarik hampir 1.500 peminat. Penjualan masih menunggu perizinan dan persiapan pemesanan.

rusun-subsidi-manggarai-harga-mulai-rp-294-juta

Rusun subsidi Manggarai, Maraya Residences, menarik minat hampir 1.500 calon pembeli meski penjualannya belum dibuka. Hunian yang dikembangkan di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) itu ditawarkan mulai Rp 294 juta untuk tipe studio seluas 21 meter persegi.

Manager Corporate Communication KAI Properti Bramantya Candrika mengatakan, Maraya Residences menyediakan dua pilihan unit, yakni tipe studio dan tipe 45. Unit terbesar dengan luas 45 meter persegi dipasarkan seharga Rp 630 juta.

“Maraya Residences menawarkan dua pilihan tipe hunian, yaitu studio dan tipe 45, dengan kisaran harga mulai dari Rp 294 juta untuk tipe studio dan Rp 630 juta untuk tipe 45,” kata Bramantya, Rabu (4/11/2026).

Harga dan pilihan unit Maraya Residences

Tipe studio seluas 21 meter persegi ditujukan antara lain bagi anak muda yang mencari hunian pertama. Sementara itu, tipe 45 memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, dapur, serta meja makan. Ukuran yang lebih luas itu dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang membutuhkan ruang tambahan.

Menurut Bramantya, lokasi yang strategis dan akses transportasi yang mudah menjadi salah satu hal yang diharapkan menarik minat masyarakat. KAI Properti berharap kedua tipe tersebut dapat menjadi pilihan hunian dengan harga yang tetap kompetitif.

Meski peminatnya sudah banyak, calon pembeli belum bisa melakukan pemesanan. KAI Properti bersama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) masih menjalankan survei peminatan sekaligus mempersiapkan Nomor Urut Pemesanan (NUP). Tahapan itu dilakukan sebelum penjualan resmi dimulai.

Data KAI Properti mencatat 1.412 peminat dari dua kegiatan, yakni Danantara Housing Expo dan KAI Expo. Angka tersebut menjadi gambaran awal ketertarikan masyarakat, sekaligus bahan evaluasi perusahaan untuk menyiapkan tahapan pemasaran berikutnya.

Pemesanan menunggu perizinan dan persiapan

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu sebelumnya menyebut jumlah warga yang berminat membeli rusun Manggarai mencapai sekitar 1.500 orang. Perbedaan angka tersebut mencerminkan data yang disampaikan dari sumber dan kegiatan pencatatan yang berbeda; KAI Properti secara khusus menyebut 1.412 peminat yang tercatat melalui dua pameran.

Selain persiapan NUP, pengembangan proyek masih menunggu penyelesaian perizinan yang sedang diproses KAI. Tahapan lanjutan, termasuk akad, baru dapat dilakukan setelah seluruh persyaratan terpenuhi. KAI Properti menargetkan pembukaan NUP pada tahun ini, sesuai rencana yang disampaikan perusahaan.

Penjualan direncanakan berlangsung bersamaan dengan pembangunan. Dengan skema KPR indent, calon pembeli nantinya dapat mengajukan pembiayaan saat unit masih dibangun. Pengajuan tetap mengikuti persyaratan dan proses persetujuan dari pihak bank, sehingga pemesanan maupun pembiayaan belum otomatis disetujui.

Bramantya mengatakan skema tersebut diharapkan membantu masyarakat merencanakan kepemilikan hunian sejak tahap awal pembangunan. Perusahaan, kata dia, ingin memastikan persiapan berjalan baik agar proses pemesanan dapat berlangsung lancar.

Rencana pembangunan di Blok G dan Blok F

Maraya Residences akan dibangun di atas dua bidang tanah milik KAI. Blok G memiliki luas 6.925 meter persegi, sedangkan Blok F mencakup 15.014 meter persegi. Pembangunan direncanakan berlangsung selama 18 bulan dan ditargetkan selesai pada 2028.

Pengembangan akan dimulai dari Blok G dengan konsep rumah susun milik atau rusunami. Di area ini direncanakan tiga tower: Tower A dengan 418 unit, Tower B dengan 506 unit, dan Tower C dengan 308 unit. Total kapasitas Blok G mencapai 1.232 unit.

Blok F direncanakan menampung lima tower dengan jumlah unit yang lebih banyak. Tower 1 dan Tower 2 masing-masing memiliki 572 unit, Tower 3 sebanyak 528 unit, Tower 4 sebanyak 308 unit, dan Tower 5 sebanyak 528 unit. Jika rencana itu terealisasi, Blok F akan menyediakan sekitar 2.508 unit.

Besarnya jumlah unit dan tingginya peminatan membuat tahap pemasaran Maraya Residences akan menjadi perhatian calon pembeli. Namun, harga yang diumumkan belum disertai pembukaan pemesanan. Masyarakat yang tertarik masih perlu menunggu kepastian perizinan, jadwal NUP, serta informasi resmi mengenai proses pembelian dan persyaratan KPR.

Beritahariini